Tim ISOLAnimation di GEMASTIK 9

img_20161029_193646_hdr

Halo warga KEMAKOM. Beberapa hari yang lalu, telah diadakan kompetisi IT bergengsi tingkat universitas, yaitu GEMASTIK 9. Tahun ini adalah tahun ke-9 diadakannya kompetisi ini dan bertempat di kampus Universitas Indonesia, 27-29 Oktober 2016.

 

Di GEMASTIK 9 ini, UPI berhasil meloloskan satu tim di kategori Animasi. Mereka adalah ISOLAnimation yang beranggotakan Fadhil Farras dan Luthfi Fadillah. ISOLAnimation berangkat bersama pembimbing mereka, yaitu Pak Herbert Siregar dan Kang Ahmad Banyu. Seperti apa pengalaman mereka mengikuti kompetisi ini? Tim redaksi kami telah mewawancara salah satu anggota ISOLAnimation, Fadhil yang bersedia untuk menceritakan pengalamannya.

 

img_20161028_092715_hdr

Tim ISOLAnimation (Kiri : Luthfi Fadhillah, Kanan : Fadhil Farras H N)

 

ISOLAnimation membuat animasi berjudul “HAMA”, yang menceritakan tentang seorang mahasiswa bernama Jaka yang sedang berlibur ke kampung halamannya. Ia menemukan bahwa di desanya sedang dilanda hama yang menyerang lading-ladang para petani. Dibantu temannya, Jaka memutuskan untuk membantu para petani mengentaskan hama-hama yang mengganggu.

 

ISOLAnimation adalah satu-satunya tim yang lolos mewakili UPI dari total 10 tim, dan menjadi bagian dari 11 finalis di kategori Animasi. Mereka lolos lewat jalur wildcard. Fadhil mengaku bingung karena sebelumnya tidak mengetahui adanya kebijakan wildcard ini. Pihak DIKTI memutuskan untuk menambah slot finalis karena dinilai masih ada beberapa tim yang cukup berkompeten untuk lolos. Ini adalah kali pertama, Fadhil dan Luthfi mengikuti ajang GEMASTIK.

 

hamz

Cuplikan animasi HAMA

 

Saat hari perlombaan, teknisnya adalah mereka mempresentasikan hasil karya Animasi mereka dengan menjelaskan karakter, alur, dan lain lain sebelum Animasinya ditayangkan. Yang harus diperhatikan adalah bagaimana caranya agar para juri menjadi tertarik dengan karya mereka. Ketika ditanya bagaimana persiapannya sebelum presentasi, Fadhil mengatakan bahwa sebelumnya mereka belum pernah berlatih presentasi. Mereka baru berlatih ketika tiba di kampus UI. Namun tidak ada masalah saat presentasi berlangsung.

 

Meskipun merasa kecewa karena tidak mendapatkan medali, mereka tetap bangga dengan capaiannya hingga menembus final, karena menjadi finalis adalah target awal mereka. Masih banyak yang harus dikembangkan oleh ISOLAnimation untuk sampai ke level juara. Bahkan mereka lebih termotivasi untuk GEMASTIK di tahun depan, dengan mulai mempersiapkan aset-aset karakter yang akan digunakan nanti.

 

img_20161029_222931

Foto bersama pak Herbert dan kang Banyu selaku pembimbing

 

Fadhil pun membagikan tips-tips agar bisa menjadi finaslis GEMASTIK seperti ISOLAnimation. Intinya adalah niat dan persiapan. Niat untuk mengikuti GEMASTIK ini sudah ditanamkan Fadhil sejak tahun lalu, ketika tim Sireum Bereum, yang beranggotakan Kang Ahmad Banyu dan Teh Teti Suryati dari angkatan 2013, meraih medali juara ke-3 kategori Animasi GEMASTIK 8 di kampus UGM. Persiapan pun harus lebih ditekankan. Mengutip kata-kata dari Pak Herbert, Fadhil mengatakan “segala sesuatu tanpa persiapan yang matang, tidak akan bisa berhasil”. Terutama persiapan teknik yang harus lebih dikembangkan lagi.

 

Selain persiapan teknik, Fadhil bercerita akan membuat komunitas yang bertujuan untuk mengembangkan bakat multimedia dan animasi. Bukan jenis komunitas yang formal, dan tidak terikat oleh universitas.. Nama tim mereka, ISOLAnimation, pun dijadikan sebagai nama komunitas tersebut. Rencananya, komunitas ini akan mulai di-publish minggu depan. Kita doakan semoga niat baik ISOLAnimation bisa menghasilkan banyak finalis hingga juara di perlombaan-perlombaan yang akan datang 🙂 (B)

 

Sumber gambar :

Leave a Reply

%d bloggers like this: