[KT&T] Cara Merawat Baterai Smartphone

Halo warga KEMAKOM! Pernahkah kalian merasa baterai smartphone kalian cepat habis? Atau lama saat di-charge? Mungkin ada yang salah saat proses pengisian daya berlangsung, seperti perilaku kita terhadap smartphone ketika di-charge, atau perilaku ketika digunakan sehari-hari. Nah, karena itu di sini akan dipaparkan beberapa tips agar baterai tetap awet dan tidak cepat rusak.

1. Hindari baterai benar-benar kosong

Tipe baterai yang digunakan smartphone sekarang ini adalah jenis Li-Ion dan Li-Po. Kedua jenis baterai itu sangat tidak disarankan untuk digunakan hingga benar-benar habis karena bisa menurunkan daya tahan baterai itu sendiri. Tipe baterai yang disarankan untuk digunakan hingga benar-benar habis sebelum di-charge kembali adalah tipe Ni-Cad. Tipe tersebut banyak digunakan oleh ponsel-ponsel tua.

2. Gunakan charger dan baterai asli

Charger yang paling baik adalah charger bawaan atau original pabrikan, baik itu kepalanya maupun kabelnya. Memakai charger berbeda, bisa jadi spesifikasinya juga berbeda. Contohnya smartphone kita membutuhkan 10 watt saat di-charge. Namun charger yang digunakan adalah charger lain yang memiliki 15 watt. Hal ini akan memberikan risiko baterai smartphone jebol dan cepat menggembung. Selain itu, sebaiknya kita tetap menggunakan baterai asli pabrikan daripada menggunakan baterai lain seperti double power. Ukuran baterai double power lebih besar daripada baterai biasa sehingga bisa merusak komponen-komponen di dalam smartphone karena tertekan.

3. Masuk ke mode airplane atau matikan smartphone saat di-charge

Dengan mengaktifkan mode airplane, koneksi data, wifi, dan sinyal akan dimatikan. Sehingga pengisian daya pun bisa lebih cepat karena konsumsi daya yang digunakan akan lebih minimal. Lebih baik lagi jika smartphone kita dimatikan, karena daya akan langsung terisi ke baterai dengan maksimal tanpa ada daya yang langsung digunakan.

4. Matikan fitur yang tidak terpakai

Dalam smartphone, kadang ada fitur yang tidak terpakai namun tetap aktif. Hal inilah yang menyebabkan daya tahan baterai berkurang karena daya yang diperlukan pun menjadi lebih besar. Matikan fitur-fitur pendukung yang sekiranya tidak perlu untuk gunakan seperti Wi-Fi, Paket data, Bluetooth, Auto-Rotate, Auto-Sync dan lain sebagainya.

5. Jangan taruh smartphone di atas kasur saat di-charge

Penting untuk diingat saat kita sedang mengisi daya smartphone, jangan pernah menaruhnya di atas kasur atau sofa. Benda-benda dengan permukaan halus dan empuk bisa menyerap panas. Untuk itu, selama pengisian daya pastikan smartphone di tempatkan di alas yang keras, misalnya lantai.

6. Jangan mengisi daya smartphone semalaman

Sebagian besar pengguna smartphone memiliki kebiasaan buruk yaitu mengisi daya semalaman. Selain merusak efisiensi baterai dalam jangka panjang, mengisi daya semalaman juga bisa membuat perangkat overheating hingga potensi terbakar atau meledak.

7. Hindari paparan sinar matahari langsung

Sebaiknya, hindarkan smartphone kamu dari paparan langsung sinar matahari. Hal ini ternyata bisa membuat bodi smartphone panas.. Terlebih, jika paparan panas sinar matahari disertai dengan jumlah aplikasi yang beroperasi di background akan meningkatkan hawa panas pada smartphone.

 
Itulah beberapa tips untuk merawat baterai smartphone kita. Semoga bisa bermanfaat. Terima kasih 🙂 (B)

 
Sumber :
http://tekno.kompas.com/read/2015/03/20/10460027/7.Tips.Nge-charge.Smartphone.yang.Benar
https://jalantikus.com/tips/6-tips-charge-baterai-hp-dengan-cepat-dan-benar/
http://tekno.liputan6.com/read/2632334/tak-ingin-ponsel-kamu-meledak-5-tips-ini-patut-kamu-ketahui

Sumber gambar:
n4bb.com & amazonaws.com

3 responses to “[KT&T] Cara Merawat Baterai Smartphone

Leave a Reply

%d bloggers like this: