[KEMAKOM Tech] Li-Fi (Light Fidelity)

lifi-web

Warga KEMAKOM, pasti pernah ‘kan menikmati kecepatan Wi-Fi yang sangat cepat? Di gedung FPMIPA C kita tercinta pun kecepatan koneksi Wi-Fi-nya bisa sangat cepat. Tapi, tahukah kamu bahwa saat ini sedang dikembangkan koneksi nirkabel yang lebih cepat dari Wi-Fi yang ada sekarang ini? Teknologi baru tersebut dinamakan Li-Fi atau Light Fidelity. Seperti apa Li-Fi itu dan bagaimana prosesnya hingga bisa menghasilkan kecepatan koneksi yang super cepat?

 

lifi1

Sumber gambar : www.bidnessetc.com

Teknologi Li-Fi ini memanfaatkan lampu LED untuk mentransfer data, atau dengan kata lain menggunakan cahaya sebagai medianya. Li-Fi bekerja dengan memanfaatkan kedipan tak terlihat dari lampu LED, yang sebenarnya berkedip ribuan kali per detik. Kedipan tersebut dinamakan “persamaan digital sandi Morse”. Kecepatan kedipan itulah yang menyebabkan koneksi Li-Fi ini bisa 100 kali lebih cepat dari WiFi. Artinya, kita bisa mengunduh sekitar 23 DVD hanya dalam satu detik jika digunakan secara maksimal. Uji coba laboratorium menunjukkan kecepatan Li-Fi mencapai 200 Gbps.

 

lifi2

Sumber gambar: www.degroupnews.com

Untuk membuat Li-Fi bekerja, dibutuhkan dua sumber cahaya yang berada pada masing-masing perangkat. Sumber cahaya yang digunakan adalah lampu LED dan detektor cahaya (Light Sensor). Saat lampu LED menyala, sensor cahaya pada ujung perangkat lain akan mendeteksinya dan mengartikannya sebagai biner 1. Dalam jumlah cahaya LED tertentu tadi, sebuah pesan atau data akan dikirimkan dan kemudian ditangkap oleh detektor cahaya pada perangkat lain.

Namun, teknologi Li-Fi ini masih memiliki kelemahan. Tidak seperti sinyal Wi-Fi yang bisa menembus dinding, koneksi dari Li-Fi hanya bisa mengandalkan cahaya lampu dan hanya dibatasi dalam satu ruangan saja. Contohnya bila seseorang menghidupkan Li-Fi di ruangan A, maka orang yang berada di ruangan B tidak bisa menggunakannya. Kelemahan lainnya adalah kita tidak bisa menggunakan Li-Fi ini di luar ruangan saat siang hari, Karena sinar matahari akan menggangu sinyal dari cahaya lampu LED yang dipancarkan. Meski begitu, dengan kelemahan tersebut sistem keamanan dari Li-Fi bisa lebih ketat daripada Wi-Fi.

 

Semoga artikel tersebut bisa bermanfaat dan menambah wawasan warga KEMAKOM semua 🙂 (B)

 

Sumber:

https://www.maxmanroe.com/apa-itu-li-fi-teknologi-yang-digadang-gadang-menggantikan-wi-fi.html

http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/03/tak-lama-lagi-li-fi-akan-mendepak-wi-fi

http://tekno.liputan6.com/read/2376307/li-fi-teknologi-wireless-yang-100-kali-lebih-gesit-dari-wi-fi

Leave a Reply

%d bloggers like this: