[KEMAKOM FUN FACT] Weird But True

Hallo warga KEMAKOM! Coba tebak siapa yang kembali? Yap, betul! KEMAKOM Fun Fact is back! Setelah sekian lama tak terdengar kabarnya, kali ini KEMAKOM Fun Fact akan membeberkan fakta – fakta aneh namun ‘true’ seputar teknologi. Check this out, people!

 

  1. Merubah font dapat menghebat tinta printer

 

Ini benar, lho. Fonts diciptakan tidak sama. Fonts diciptakan dengan bermacam macam bentuk untuk banyak alasan : memudahkan pembacaan pesan, untuk dekorasi, hiasan, ikon dan sebagainya.

 

Teorinya adalah jika kamu menggunakan font yang ‘ringan’ (dengan garis yang tipis), kamu bisa menggunakan lebih sedikit tinta pada setiap halaman. Berdasarkan asumsi bahwa kamu hanya mencetak dengan printer inkjet yang menggunakan kartrid gaya lama (bukan tangki tinta dan bukan printer laser tonerbase), kamu akan mampu menghemat sampai 10% tinta dengan mengganti ke font yang lebih ringan.

 

Namun, hal ini tidak akan terlalu terasa jika kamu hanya menggunakan printer untuk kebutuhan rumahan karena kamu akan jarang mencetak dalam jumlah besar untuk benar benar melihat seberapa besar keuntungannya.

 

  1. Email ada sebelum world web wide

 

Kamu mungkin tidak pernah berfikir sebelum membuat satu baris pesan email dan mengirimkannya. Namun itu bukanlah hal yang selamanya mudah seperti sekarang ini. Di YouTube ada sebuah cupilkan yang menarik : “Bagaimana cara mengirim email – Database – 1984”. Ini berasal dari sebuah acara TV tentang teknologi bernama Database dan sang pembawa acara mendemonstrasikan bagaimana sebenarnya cara kita, manusia, untuk mengirim sebuah email pada masa lalu.

 

Kamu harus menggunakan sebuah komputer dan telepon putar untuk tersambung ke sebuah server yang bernama Micronet. Ini terjadi sebelum WWW muncul, jadi saat itu belum ada URLs, hanya angka-angka webpage. Untuk email, angka webpagenya adalah 7776. Merepotkan.

 

  1. QWERTY didisain untuk melambatkanmu!

Sebenarnya ada dua teori mengenai hal ini. Teori pertama terlihat masuk akal ketika kamu melihat mesin tik manual. Jika seseorang mengetik terlalu cepat, tombol tombol pada mesin tik tersebut akan rusak. QWERTY menempatkan huruf huruf alphabet dengan memisahkan huruf tersebut oleh jarak tertentu dan memperlambat si pengetik.

 

Teori lainnya adalah bahwa operator telegraf merancang tata letak QWERTY karena lebih mudah (dan lebih cepat) untuk menguraikan kode Morse.

 

Lebih jauh lagi, tidak ada alasan untuk selamanya menggunakan layout QWERTY, namun kita sudah terbiasa dengan itu dan ada kekhawatiran untuk merubahnya. Kamu bisa saja merubah tata letak keyboardmu menjadi tipe Dvorak yang lebih cepat di pengaturan bahasa (atau cukup beli keyboard Dvorak).

%d bloggers like this: