KEMAKOM Fun Fact | Ep. 8

Halo guys, apa kabar nih hari ini? Bagaimana malam minggu teman – teman? Semoga pembaca tidak sedang sendirian yah di malam minggu ini heheheheee.. Semoga pembaca selalu diberikan kesehatan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

 

Pada malam minggu kali ini, teman teman akan ditemani lagi oleh Kemakom Fun Fact ! Pembahasan Kemakom Fun Fact kali ini adalah tentang Sejarah Keyboard Q W E R T Y! Pernahkah terpikirkan oleh teman – teman, mengapa huruf awal di keyboard yang sering kita pakai adalah Q W E R T Y? Mengapa tidak C I N T A atau D I T O L A K? Selain hal itu membuat para jomblo semakin ngenes, ternyata ada sejarahnya loh dibalik itu semua.. So, Let’s check it out !

 

Begini, susunan keyboard yang dipakai umum sekarang ini (QWERTY) sebenarnya adalah salah satu susunan yang paling tidak efisien yang ditujukan agar kita-kita dapat mengetik dengan lebih lambat. Mengapa demikian? Ini dia sejarah susunan keyboard..

 

Hal ini berkaitan dengan sejarah mesin ketik yang ditemukan lebih dulu oleh Christopher Latham Sholes (1868). Saat menciptakan mesin ketik prototype sebelumnya, malah sangat memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih cepat.

 

Terlalu cepatnya kemungkinan dalam mengetik tersebut, sampai- sampai sering timbul masalah pada saat itu. Seringkali saat tombol ditekan, batang-batang huruf (slug) yang menghentak pita itu mengalami kegagalan mekanik, yang lebih sering diakibatkan karena batang-batang itu saling mengait (jamming).

 

Karena bingung memikirkan solusinya pada saat itu, Christopher Latham Sholes justru mengacak-acak urutan itu demikian rupa sampai ditemukan kombinasi yang dianggap paling sulit untuk digunakan dalam mengetik. Tujuannya jelas, untuk menghindari kesalahan-kesalahan mekanik yang sering terjadi sebelumnya.

 

Akhirnya susunan pada mesin ketik inilah yang diturunkan pada keyboard sebagai input komputer dan pada tahun 1973 diresmikan sebagai keyboard standar ISO (International Standar Organization).

 

Sebenarnya ada beberapa standar susunan keyboard yang dipakai sekarang ini. Sebut saja ASK (American Simplified Keyboard), umum disebut DVORAK yang ditemukan oleh Dr. August Dvorak sekitar tahun 1940.

 

Secara penelitian saat itu, susunan DVORAK memungkinkan kita untuk mengetik dengan lebih efisien. Tetapi mungkin karena terlambat, akhirnya DVORAK harus tunduk karena dominasi yang sudah terjadi pada organisasi-organisasi dunia saat itu dan mereka tidak mau menanggung resiko rush apabila mengganti ke susunan keyboard DVORAK.

 

qwerty1

Perbandingan antara efisiensi mengetik antara keyboard QWERTY (kiri) dan keyboard DVORAK (kanan)

 

Satu-satunya pengakuan adalah datang dari ANSI (American National Standard Institute) yang menyetujui susunan keyboard Dvorak sebagai versi “alternatif” di sekitar Tahun 1970.

 

Susunan keyboard lainnya yang masih perkembangan dari susunan QWERTY adalah QWERTZ yang dipakai di negara seperti Hungaria, Jerman, Swiss, dll. AZERTY oleh negara Prancis dan Belgia, QZERTY, dll.

 

Yap, itulah sejarah mengapa keyboard yang kita gunakan sekarang diawalai oleh Q W E R T Y bukan S E D I H atau P E G A T atau yang lainnya yang dapat membuat malam teman –  teman semakin kelam 🙁

Semoga bermanfaat untuk teman – teman semua terutama bagi para jomblo yang sedang galau di kamar masing – masing 🙂 (FDP)

 

Sumber : http://www.mindtalk.com/ch/AsalUsul#!/post/4f89abeef7b730623c004279

Leave a Reply

%d bloggers like this: